Setelah kejadian tempo hari yang bikin aku ngerti kenapa aku nggak mau maju, aku masih juga nggak ngerti kenapa aku nggak mau mundur, hehehehehe. Tapi di suatu malam, waktu jaga bareng sobatku, dia menegaskan ke aku klo kau bakalan mati konyol di tengah – tengah rel kereta api klo aku nggak maju nggak mundur. Deep inside, aku ngrasa dia bener, sapa juga yang mau di tengah – tengah?. Dia gemez liat aku yang nggak punya pendirian, masih bingung… Aku masih juga belum nemuin jawabannya aku harus gimana. Kejadian selama ini cukup buat aku berpikir panjang, sepanjang rel kereta api yang nggak putus – putus
balik lagi ke perasaanku. Gimana – gimana, yang namanya perasaan nggak segampang itu nyerah dan ilang kan ?… Toh walau dikasih tau, atiku kayak nggak peduli gimana sebenernya yang terjadi…
yuppp….riteee….everything happends for a reason darlaaa….
mgkn ada alasan yg org lain ga liat…dibalik semua kelakuannya….
*been there done that*
after all, he is what he is now (the person you loved) is because he’s taken that path….(yg nyebab-in dia jd “terkenaal”)
Hahahahahaha… iyaaaaaa, dia sekarang jadi terkenal diantara sibuknya coass ya. Jadi terkenal diantara tim sukses, diantara pemain figuran juga, hahahahahahahahahaha…
Yup things happen for a reason… Dia yang punya alasannya, dan dia udah gedhe, aku percaya keputusannya bisa bikin dia seneng… Aku ikutan seneng klo dia seneng